Regional

BPBD Sampang dan Madas Sedarah Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Banyuates

64
×

BPBD Sampang dan Madas Sedarah Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Banyuates

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, HARIANNEWS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang berkolaborasi dengan DPAC Madas Sedarah Kecamatan Banyuates menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Durbugen Timur dan Dusun Budauh, Desa Lar-lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Jumat (3/9/2026).

Kegiatan tersebut turut didampingi pengurus DPC Madas Sedarah Kabupaten Sampang, Yahya, dari Divisi Keagamaan. Penyaluran dilakukan di dua titik sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kondisi kekeringan.

Kepala BPBD Kabupaten Sampang Fajar Arief melalui Rizal, petugas sekaligus sopir tangki air, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Air bersih ini disalurkan kepada warga yang terdampak kekeringan. Kami berupaya agar bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sampang dapat diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Rizal saat penyaluran berlangsung.

Sementara itu, Ketua DPAC Madas Sedarah Kecamatan Banyuates, H. Moh. Yusuf, didampingi Wakil Ketua Yanto  mengatakan pihaknya turut mengawal proses distribusi untuk memastikan bantuan dapat diterima warga yang membutuhkan.

“Kolaborasi ini sangat penting karena tujuannya memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Kami juga ikut mengawal agar penyaluran air bersih dapat dilakukan secara merata dan tidak hanya terpusat di satu titik,” kata Yusuf.

Menurut Yusuf, proses distribusi dilakukan dengan pola jemput bola dengan mendekatkan bantuan air bersih ke permukiman warga. Pola tersebut disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Teknisnya bukan dikumpulkan di satu titik. Kami menggunakan sistem jemput bola ke rumah warga. Ada sekitar tujuh rumah yang berkumpul di satu titik, ada juga empat hingga sepuluh rumah, menyesuaikan kondisi di lapangan. Ini dilakukan demi kenyamanan warga,” jelasnya.

Penyaluran bantuan air bersih kali ini dilakukan di dua lokasi, yakni Dusun Durbugen Timur dan Dusun Budauh, Desa Lar-lar. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang menghadapi keterbatasan sumber air bersih selama musim kekeringan.

Salah seorang warga, Maryam, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sampang melalui BPBD serta Madas Sedarah yang turut mengawal penyaluran bantuan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sampang dan Madas Sedarah Sampang yang sudah membantu serta mengawal penyaluran air bersih kepada warga,” ungkap Maryam.

Namun, Maryam berharap bantuan serupa dapat kembali disalurkan mengingat kebutuhan air bersih di wilayah tersebut masih cukup tinggi.

“Bantuan ini sangat kami butuhkan. Kalau bisa, penyaluran air bersih dilakukan kembali karena kebutuhan warga masih banyak. Bantuan sebanyak ini belum cukup apabila kondisi kekeringan terus berlangsung,” harapnya.

Warga berharap adanya kesinambungan penyaluran air bersih selama kondisi kekeringan masih terjadi. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat dinilai penting untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, tetap terpenuhi di wilayah yang terdampak.

Tinggalkan Balasan