Regional

BPBD Sampang dan DPAC Madas Sedarah Kedungdung Salurkan Air Bersih, Warga Terdampak Kekeringan Terbantu

69
×

BPBD Sampang dan DPAC Madas Sedarah Kedungdung Salurkan Air Bersih, Warga Terdampak Kekeringan Terbantu

Sebarkan artikel ini

SAMPANG,HARIANNEWS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang berkolaborasi dengan DPAC Madas Sedarah Kecamatan Kedungdung menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Dusun Gunung Edden, Desa Batuporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Kamis, (3/9/26).

Penyaluran air bersih tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan.

Kepala BPBD Kabupaten Sampang Fajar Arief melalui Rizal, petugas sekaligus sopir tangki air, mengatakan bantuan air bersih tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sampang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Air bersih ini disalurkan kepada warga yang terdampak kekeringan. Kami berupaya agar bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sampang dapat diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Rizal saat kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Ketua DPAC Madas Sedarah Kecamatan Kedungdung, Abd Aziz, yang turut mengawal proses penyaluran, menilai kolaborasi antara BPBD dan masyarakat menjadi langkah penting dalam memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.

“Kolaborasi ini sangat penting karena tujuannya memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Kami juga ikut mengawal agar penyaluran air bersih dapat dilakukan secara merata dan tidak hanya terpusat di satu titik,” kata Aziz.

Menurutnya, sistem penyaluran dilakukan dengan pola jemput bola. Air bersih tidak hanya dibagikan pada satu lokasi tertentu, tetapi diupayakan mendekati rumah-rumah warga.

“Teknisnya bukan dikumpulkan di satu titik. Kami menggunakan sistem jemput bola ke rumah warga. Ada sekitar tujuh rumah yang berkumpul di satu titik, ada juga empat hingga sepuluh rumah, menyesuaikan kondisi di lapangan. Ini dilakukan demi kenyamanan warga,” jelasnya.

Aziz menambahkan, pola tersebut dipilih karena sebagian besar warga setempat merupakan masyarakat lanjut usia sehingga akan mengalami kesulitan apabila harus mengangkut air dari satu titik pembagian ke rumah masing-masing.

“Bahasa Maduranya, makle tak aseksah mikol deri titik tersebut ka rumah masing-masing. Karena kebanyakan warga sudah sepuh,” imbuhnya.

Apresiasi juga disampaikan Tokoh Agama sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Darul Islah, Ustaz Ansori. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sampang melalui BPBD serta DPAC Madas Sedarah Kecamatan Kedungdung yang telah membantu masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas langkah Pemerintah Kabupaten Sampang melalui BPBD dan DPAC Madas Sedarah Kedungdung yang telah memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Ustaz Ansori, kebutuhan air bersih di wilayah tersebut cukup tinggi. Selain untuk kebutuhan rumah tangga, air sangat diperlukan oleh para santri untuk mandi, minum, mencuci serta berwudu.

“Air bersih di sini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama para santri. Kebutuhannya bukan hanya untuk mandi dan minum, tetapi juga untuk wudu dan keperluan sehari-hari lainnya. Kalau memungkinkan, kami berharap bantuan air bersih dapat terus ditambah selama kondisi kekeringan masih berlangsung,” harapnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, BPBD, organisasi masyarakat dan masyarakat setempat dapat terus dilakukan sehingga kebutuhan air bersih warga selama musim kekeringan dapat terpenuhi.

Kegiatan sosial tersebut berlangsung dengan melibatkan masyarakat setempat dalam proses pendistribusian air. Penyaluran dilakukan secara langsung dan menyesuaikan kondisi serta kebutuhan warga di Dusun Gunung Edden, Desa Batuporo Barat.

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan, sekaligus memastikan bantuan air bersih dapat diterima oleh warga secara tertib, merata dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan