Regional

Terbongkar di Pantai Tanaros Sumenep, Terduga Curanmor Diamankan Warga, Mengaku Orang Kepercayaan Kades

27
×

Terbongkar di Pantai Tanaros Sumenep, Terduga Curanmor Diamankan Warga, Mengaku Orang Kepercayaan Kades

Sebarkan artikel ini
Foto Ilustrasi 

SUMENEP,HARIANNEWS.ID – Dugaan tindak pidana pencurian sepeda motor di kawasan wisata Pantai Tanaros, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, kembali menjadi perhatian masyarakat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 16.30 WIB memicu harapan warga agar aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut, mengingat sebelumnya telah beberapa kali terjadi kehilangan kendaraan bermotor di lokasi wisata tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang pria berinisial S, warga Desa Beluk Ares, Kecamatan Ambunten, diamankan warga setelah diduga melakukan percobaan pencurian satu unit sepeda motor Honda Scoopy berwarna hitam milik seorang pengunjung bernama Sul, warga Desa Ambunten Barat.

Aksi tersebut diduga berhasil digagalkan setelah korban memergoki seseorang yang diduga hendak membawa kabur sepeda motornya. Korban kemudian berteriak meminta pertolongan sehingga warga yang berada di sekitar lokasi berdatangan dan mengamankan terduga pelaku sebelum kendaraan berhasil dibawa pergi.

Meski sepeda motor berhasil diselamatkan, kondisi rumah kunci kontak kendaraan diketahui telah rusak atau dol. Kerusakan tersebut diduga terjadi akibat upaya merusak sistem penguncian kendaraan menggunakan alat tertentu.

Saat diamankan warga, terduga mengaku merupakan orang yang diberi kepercayaan oleh kepala desa setempat untuk membantu menjaga keamanan di kawasan wisata Pantai Tanaros.

Namun, pengakuan tersebut justru memicu perhatian warga karena yang bersangkutan kini diduga terlibat dalam percobaan pencurian kendaraan bermotor. Kebenaran pengakuan tersebut masih menunggu klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Sejumlah warga juga menduga terdapat alat berupa kunci T yang digunakan untuk merusak kunci kontak sepeda motor. Menurut keterangan warga, alat tersebut diduga sempat dibuang ke laut setelah terduga diamankan.

Dugaan itu masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan oleh aparat kepolisian.

Selanjutnya, terduga diserahkan ke Mapolsek Ambunten untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengungkap secara menyeluruh kronologi serta alat bukti dalam perkara tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena warga mengaku sedikitnya enam unit sepeda motor pernah dilaporkan hilang di kawasan wisata Pantai Tanaros dalam kurun waktu tertentu.

Mereka berharap penyelidikan tidak hanya berhenti pada peristiwa terbaru, tetapi juga mampu mengungkap kemungkinan keterkaitan dengan kasus-kasus kehilangan kendaraan yang sebelumnya terjadi di lokasi tersebut.

Salah seorang korban kepada awak media, Sabtu, (1/8/26) ia berharap Polresta Sumenep dapat menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan menyeluruh agar memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan keamanan di kawasan wisata Pantai Tanaros.

“Kami berharap polisi mengusut kasus ini hingga tuntas. Sudah beberapa kali terjadi kehilangan sepeda motor di Pantai Tanaros sehingga membuat masyarakat dan pengunjung merasa resah. Kami berharap pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku dan pengamanan di kawasan wisata lebih ditingkatkan,” ujar salah seorang korban.

Tinggalkan Balasan