Regional

BBM Sulit Didapat, Warga Ketapang Minta DPRD Sampang Turun Tangan Awasi Distribusi di SPBU

18
×

BBM Sulit Didapat, Warga Ketapang Minta DPRD Sampang Turun Tangan Awasi Distribusi di SPBU

Sebarkan artikel ini

SAMPANG,HARIANNEWS.ID – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali dikeluhkan masyarakat di wilayah Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

Kondisi tersebut memicu antrean kendaraan hingga ratusan meter di sejumlah titik, khususnya di SPBU yang berada di Jalan Raya Ketapang, Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang, Rabu, (1/7/26).

Sejumlah warga menilai panjangnya antrean bukan semata-mata disebabkan tingginya kebutuhan masyarakat, melainkan diduga karena pengisian BBM menggunakan jerigen dalam jumlah banyak yang dianggap lebih diprioritaskan dibandingkan kendaraan yang mengantre.

Pantauan warga di lokasi menunjukkan antrean kendaraan roda dua dan roda empat mengular hingga ratusan meter.

Sementara itu, pengisian BBM ke dalam jerigen masih terlihat berlangsung sehingga menimbulkan keluhan dari masyarakat yang harus menunggu dalam waktu cukup lama.

Salah seorang warga Ketapang yang enggan disebutkan namanya mengaku kondisi tersebut bukan kali pertama terjadi.

“Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah. Hampir setiap kali BBM mulai sulit didapat, antrean jerigen selalu mendominasi.

Akibatnya masyarakat yang benar-benar membutuhkan BBM untuk aktivitas sehari-hari harus menunggu lama,” ujarnya.

Masyarakat pun mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang agar tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi turun langsung ke lapangan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama instansi terkait.

Menurut warga, sidak diperlukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan serta mengawasi dugaan praktik yang mengutamakan pengisian menggunakan jerigen apabila tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain DPRD, masyarakat juga meminta Pemerintah Kabupaten Sampang, aparat kepolisian, serta pihak terkait melakukan pengawasan lebih intensif terhadap distribusi BBM di wilayah Ketapang agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pengelola SPBU di Jalan Raya Ketapang maupun dari pihak DPRD Kabupaten Sampang terkait keluhan masyarakat tersebut. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk memperoleh klarifikasi sehingga pemberitaan tetap berimbang.

Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata agar distribusi BBM berlangsung adil, tepat sasaran, dan tidak lagi menimbulkan antrean panjang yang merugikan pengguna kendaraan.

Tinggalkan Balasan