Regional

IKADA Sampang Gelar Kajian Bulanan, Perkuat Ukhuwah Alumni dan Jaga Warisan Nilai Pesantren

17
×

IKADA Sampang Gelar Kajian Bulanan, Perkuat Ukhuwah Alumni dan Jaga Warisan Nilai Pesantren

Sebarkan artikel ini

SAMPANG,HARIANNEWS.ID – Inisiasi Kemajuan Darussyahid (IKADA), organisasi yang menghimpun alumni Pondok Modern Darussyahid Sampang, kembali menggelar Kajian Rutin Bulanan sebagai upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga tradisi keilmuan pesantren, serta meningkatkan kontribusi alumni bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Jumat, 26 Juni 2026, bertempat di kediaman Ustadz H. Ferdi Salam di Dusun Abacateh, Desa Tadden, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Acara dijadwalkan dimulai pukul 12.30 WIB hingga selesai dengan menghadirkan K. Idris Abdau Razi sebagai pemateri utama.

Mengusung tema “Merawat Tradisi Pesantren, Menguatkan Ukhuwah Alumni, dan Menebar Manfaat untuk Umat”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen IKADA dalam menjaga nilai-nilai luhur pesantren sekaligus mempererat hubungan antarsesama alumni yang kini tersebar di berbagai daerah.

Ketua Panitia Kajian Bulanan IKADA, Ustadz Fahrurrozi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai forum penguatan wawasan keislaman, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi, kolaborasi, dan solidaritas antaralumni.

“Kajian rutin ini merupakan ikhtiar bersama untuk menjaga tradisi keilmuan dan nilai-nilai pesantren yang telah diwariskan para masyayikh. Selain memperdalam pemahaman keagamaan, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi, berbagi pengalaman, serta menyusun langkah-langkah nyata yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, keberadaan IKADA diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu alumni sekaligus penggerak berbagai program sosial, pendidikan, dan keagamaan yang berdampak positif bagi umat.

Sementara itu, Ketua IKADA, Abdul Holik Ali Hudi, menegaskan bahwa setiap alumni pesantren memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan meneruskan nilai-nilai keilmuan, akhlak, serta semangat pengabdian yang telah diajarkan para guru dan pendiri pesantren.

“Alumni pesantren tidak hanya membawa nama baik almamater, tetapi juga memikul amanah untuk melanjutkan perjuangan para guru dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat. Ukhuwah yang kuat di antara alumni menjadi modal besar untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perkembangan zaman yang semakin dinamis menuntut alumni untuk tetap menjaga persatuan, memperkuat jaringan silaturahmi, serta aktif berkontribusi dalam berbagai sektor kehidupan sosial dan keagamaan.

Kajian bulanan kali ini juga memiliki makna khusus karena dilaksanakan pada momentum bulan Dzulhijjah dan menjelang Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Momentum tersebut diharapkan menjadi sarana refleksi spiritual sekaligus penguatan komitmen alumni dalam meningkatkan kualitas keimanan, pendidikan, dan pengabdian sosial.

Di sisi lain, Pengurus IKADA, Ustadz Mukoddas, mengajak seluruh alumni Pondok Modern Darussyahid untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengundang seluruh alumni untuk hadir dan meramaikan kegiatan ini. Semakin erat hubungan persaudaraan yang terjalin, maka semakin besar pula kontribusi yang dapat kita berikan untuk umat, masyarakat, dan almamater tercinta,” tuturnya.

Untuk mengakomodasi alumni yang berada di luar daerah, panitia juga akan menyiarkan kegiatan tersebut secara langsung melalui media sosial resmi IKADA. Langkah ini dilakukan agar seluruh alumni tetap dapat mengikuti jalannya kajian meskipun tidak dapat hadir secara langsung.

Melalui pelaksanaan kajian yang berlangsung secara konsisten setiap bulan, IKADA berharap dapat terus menjadi wadah pemersatu alumni Pondok Modern Darussyahid dalam menjaga warisan nilai pesantren, memperkokoh ukhuwah Islamiyah, serta memperluas manfaat bagi masyarakat dan umat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan