Hariannews.id_Sampang- Mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (Gempur) Kabupaten Sampang datangi Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang, pada Senin (29/12/2025).
Kedatangan puluhan mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (Gempur) mempertanyakan dugaan penyaluran harga pupuk subsidi diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Jakfar Shodiq selaku koordinator Gempur mengatakan, pihaknya menemukan banyak keluhan petani terkait harga pupuk subsidi jenis Urea dan NPK (Ponska) yang tidak sesuai ketentuan.
“Seharusnya harga pupuk subsidi berkisar Rp90 ribu hingga Rp95 ribu per sak. Namun di lapangan kami temukan harga mencapai Rp120 ribu bahkan sampai Rp150 ribu,” ungkapnya.
Selain harga, ia juga menyoroti minimnya transparansi sejumlah kios pupuk dalam memberikan informasi HET kepada petani.
“Banyak kios yang tidak transparan soal harga HET, sehingga petani tidak sepenuhnya mengetahui aturan yang berlaku,” jelasnya.
Ia berharap Disperta KP, Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3), serta PT Pupuk Indonesia Cabang Sampang dapat lebih sigap dan serius dalam melakukan pengawasan.
“Jangan sampai kesejahteraan petani hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar diprioritaskan oleh pemerintah,” tegasnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Disperta KP Kabupaten Sampang menyatakan pihaknya telah berupaya menyalurkan pupuk subsidi sesuai aturan yang berlaku.
“Kami terus melakukan sosialisasi kepada kelompok tani di setiap kecamatan, termasuk kepada kios-kios pupuk. Jika ada laporan pelanggaran, tentu akan kami tindak,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pihaknya terbuka menerima laporan dari masyarakat, baik dari kelompok tani, kios, maupun distributor.
“Kami hanya butuh tempat dan waktu. Setiap laporan pasti akan kami tindaklanjuti. Pada prinsipnya, kami mendukung aspirasi yang disampaikan teman-teman mahasiswa,” katanya.
Terakhir, ia berharap mahasiswa dapat terus ikut mengawal program penyaluran pupuk subsidi agar berjalan sesuai ketentuan.
“Semoga pengawasan dari adik-adik mahasiswa ini menjadi kontribusi positif bagi kinerja kami,” tutupnya.












