Hariannews.id_Bangkalan- Yayasan Pendidikan Islam Nurul Karomah Nandalem, yang berlokasi di Desa Kajian, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, secara resmi Louncing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nurul Karomah, pada Rabu (10/12/25).
Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WIB dan menandai dimulainya peran yayasan sebagai pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program unggulan pemerintah dalam upaya peningkatan status gizi masyarakat.
Kegiatan seremonial dan operasional program berpusat di Dapur SPPG Nandalem. Lokasi ini akan menjadi pusat operasional dan distribusi utama program gizi tersebut. Penentuan lokasi ini sangat strategis untuk memastikan distribusi makanan dapat menjangkau komunitas di sekitarnya secara efisien.
Penetapan Yayasan Nurul Karomah Nandalem sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilakukan oleh Badan Gizi Nasional. Tujuan utama dari penetapan ini adalah untuk mewujudkan langkah konkret pemerintah dalam mendukung peningkatan status gizi masyarakat. Dengan adanya SPPG yang berlokasi di Blega, diharapkan program MBG dapat menjangkau dan memberikan manfaat langsung kepada warga di wilayah tersebut.
Dalam acara peluncuran, hadir berbagai pihak terkait, termasuk pimpinan yayasan dan satuan pelayanan. Surat undangan resmi acara ini ditandatangani oleh Ketua Yayasan Nurul Karomah,Khl. Ami Mahmud dan Kepala SPPG Kajian, Misbahul Choir S.Ag. Kedua pihak ini bertanggung jawab langsung atas pelaksanaan dan keberhasilan program di lapangan.
Kepala SPPG Kajian, Misbahul Choir S.Ag., menjelaskan detail awal pelaksanaan program. Tahap peluncuran akan diawali dengan penyediaan 1.000 porsi makanan bergizi bagi kelompok penerima manfaat pada awal launching. Program ini selanjutnya menargetkan kuota penerima sekitar 2.000 siswa, menunjukkan ambisi besar untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Misbahul Choir S.Ag. merinci bahwa cakupan penerima manfaat untuk tahap awal ini akan mencakup empat desa di sekitar lokasi yayasan. Desa-desa yang akan menjadi sasaran pertama Program MBG ini adalah Desa Kajjen, Karpote, Lombang Laok dan Toronan. Fokus ini menunjukkan komitmen untuk melayani komunitas terdekat di sekitar operasional SPPG.
Menyambut pelaksanaan program ini, Ketua Yayasan Nurul Karomah, Khl. Ami Mahmud S.E., menyampaikan harapannya yang besar. Beliau menyatakan, “Sesuai dengan harapan kami, semoga dapur ini bisa bermanfaat kepada semua masyarakat sekitarnya, mudah-mudahan ini berjalan dengan lancar.”
Dengan dimulainya operasional SPPG Nurul Karomah Nandalem, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis ini dapat berjalan sukses dan signifikan dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat di Bangkalan, khususnya wilayah Blega dan sekitarnya.












