Berita TerbaruEkonomiJawa Timur

Setelah Viral Menu Tak Layak, SPPG Gunung Sekar Benahi Menu MBG sebagai Bukti Keseriusan

95
×

Setelah Viral Menu Tak Layak, SPPG Gunung Sekar Benahi Menu MBG sebagai Bukti Keseriusan

Sebarkan artikel ini

Hariannews.id_Sampang – Setelah menu makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Sekar menjadi sorotan publik karena dinilai tidak layak, pihak pengelola akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus menunjukkan langkah konkret untuk memperbaiki layanan.

Berdasarkan pantauan, paket makanan yang sebelumnya dibagikan kepada penerima manfaat hanya berisi 10 potong kecil kentang goreng, 3 butir pentol, sedikit sayur jagung dan kacang polong sekitar satu sendok makan, 2 potong kecil buah melon, serta saus. Kondisi tersebut memicu kritik luas di media sosial.

Setelah sempat sulit dihubungi, Kepala SPPG Gunung Sekar Sampang, Chorirunisak, akhirnya memberikan penjelasan resmi. Nisa menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian yang terjadi di dapur penyedia makanan.

“Kurang telitinya kami akan segera kami perbaiki. Kami pastikan hal seperti ini tidak terulang kembali,” ujar Nisa melalui pesan WhatsApp kepada awak media, Senin (24/11/2025).

Ia juga menjelaskan alasan keterlambatan pihaknya memberikan tanggapan. Menurutnya, akhir bulan merupakan periode dengan beban kerja tinggi, mulai dari pendataan relawan hingga persiapan target penyelesaian administrasi.

Meski demikian, Nisa menegaskan bahwa SPPG tidak tinggal diam. Sebagai bentuk keseriusan memperbaiki kualitas pelayanan, pihaknya telah menjadwalkan perbaikan menu MBG secara menyeluruh dan mulai diberlakukan pada Senin (24/11/2025).

Perubahan tersebut mencakup peningkatan porsi, variasi bahan makanan, serta pengecekan ulang standar gizi sebelum distribusi.

“Ini komitmen kami. Senin nanti, menu baru yang lebih layak dan sesuai standar gizi akan mulai diberikan kepada penerima manfaat,” tegas Nisa.

Dengan langkah konkret tersebut, SPPG berharap kepercayaan publik dapat kembali pulih dan pelayanan gizi bagi masyarakat lebih optimal ke depannya. (Nov)

Tinggalkan Balasan