Kreatifitas Leter Bulutengger Makin Meroket

Lamongan,HARIANNEWS.ID

Pekerjaan alternatif pembuat leter yang dirintis salah satu warga Desa Bulutengger Kecamatan Sekaran sejak tahun 1989 nampaknya membuahkan hasil.

Pekerjaan yang dulunya dipandang sebelah mata oleh sebagian besar warga setempat, namun setelah mengetahui hasilnya bahwa spanduk/leter merupakan kelengkapan warung kaki lima yang berfungsi sebagai pembatas dan media reklame maka saat ini banyak pemuda yang menggeluti bidang tersebut.

Teguh Wahono perintis bisnis leter saat ditemui hariannews.id 17/7/2023 menyampaikan kisah perjalanannya didalam menggeluti bidang lukis leter.

“Kami lalui berbagai kendala untuk memperjuangkan leter, tidak semudah membalikkan tangan untuk merubah main set dari gaya leter lama ke model leter seperti saat ini” ungkapnya.

Hal itu juga disampaikan Sapuan Sekretaris RW 1 desa setempat, bahwa Cak Wan sapaan akrabnya mengikuti perjalanan Teguh mulai dari Jakarta sekitar tahun 1989.

“Beruntunglah saat ini keberkahan usaha Teguh di bidang leter sudah berdampak positif, bisa menjadi inspirasi para pemuda untuk menciptakan lapangan kerja buat dirinya sendiri” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan jika hasil karya dari perajin leter yang sudah berjumlah lebih dari 25 perajin sudah menasional bahkan sampai manca negara.

“Pokoknya yang memakai leter, identik dengan pedagang kuliner asal Lamongan baik pecel lele, soto, sea food maupun kuliner lainnya, dan ini sudah menyebar ke seluruh penjuru nusantara” paparnya.

Yang menjadi kebanggaan masyarakat, lanjutnya, usaha ini sudah disahkan oleh Bupati Lamongan Dr. Yuhronur Efendi, MBA menjadi Desa Leter, dan mengangkat Desa Bulutengger menjadi Desa Berjaya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan