Penatalaksanaan Diri Saat Terjadi Gempa

HARIANNEWS.ID – Kepala Pusat Gempal Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, Gempa merupakan alarm yang mengingatkan kita bahwa zona subduksi di selatan Jawa memang masih aktif.

Berikut tindakan yang harus dilakukan ketika Gempa Bumi, dilansir dari Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika.

Bacaan Lainnya

1. Tenang jangan panik
Penting untuk menjaga diri agar tetap tenang. Sikap tenang akan membuat kita bisa berpikir jernih mengenai tindakan apa yang harus dilakukan.
Jika berada di pusat keramaian seperti kantor, pusat perbelanjaan, hotel, dan tempat lainnya, jangan panik, ikuti arahan petugas setempat.
Biasanya, di pusat keramaian sudah ada petunjuk jalur evakuasi, untuk keadaan darurat, tetap tenang mengikuti petunjuk dengan tertib.

2. Keluar dari bangunan/gedung
Jika memungkinkan, sesegera mungkin keluar dari rumah atau gedung saat terjadi gempa bumi.
Jika berada di dalam gedung, beresiko tertimpa reruntuhan.

3. Gunakan Tangga Darurat
Gunakan tangga darurat, perhatikan untuk berpegangan pada sisi tangga, jangan berlari. Berlari bisa meningkatkan risiko terjatuh saat sedang menuruni tangga.Lepaskan sepatu hak tinggi karena bisa berbahaya.

4. Jangan Gunakan Lift
Jangan pernah menggunakan lift jika terjadi gempa bumi. Gempa bumi bisa membuat kita terjebak di dalam lift. Jika merasa ada gempa ketika berada di dalam lift, segeralah pencet semua tombol dan keluar ke lantai berapa pun.
Setelah pintu terbuka, segera cari tempat untuk berlindung. Namun, jika pintu tidak bisa dibuka, tekan tombol darurat dan hubungi petugas gedung melalui interphone dalam lift yang tersedia.

5. Berlindung dari Reruntuhan dalam Gedung
Jika berada di gedung yang tinggi dan tidak bisa segera keluar dari gedung, segera lindungi tubuh dari reruntuhan. Berlindunglah di bawah meja, atau disudut ruangan yang kuat seperti dinding.
Hindari benda-benda yang bisa jatuh seperti jendela, lemari, atau barang lainnya. Jika sedang memasak, segera matikan kompor dan segera keluar dari rumah. Langkah ini bisa mencegah kebakaran.

6. Tindakan di Area Terbuka
Jika berada di luar ruangan, menjauhlah dari bangunan, tiang listrik, pohon, papan reklame, atau benda-benda yang memiliki potensi rubuh akibat goncangan. Lindungi kepala menggunakan benda apapun yang kita bawa.
Penting juga untuk memperhatikan tanah tempt berpijak. Jika terjadi retakan tanah, segera menjauh dan mencari tempat pijakan yang aman.

7. Saat Berada di Dalam Mobil
Gempa bumi bisa membuat sopir kehilangan kendali atas mobil. Jika sedang terjadi gempa, segeralah berhenti ke kiri bahu jalan, harus segera turun dan menjauh dari mobil dan mencari tempat yang aman.

8. Saat Berada di Pantai
Jika terjadi gempa bumi saat di pantai, segera menjauh dari bibir pantai dan pergi ke tempat yang lebih tinggi. Waspadai resiko terjadinya tsunami setelah gempa bumi.

9. Tindakan Saat Ada di Pegunungan
Jika terjadi gempa bumi di pegunungan, hindari daerah yang memiliki potensi longsor.
Waspadai juga untuk tidak berdekatan dengan pepohonan tinggi yang berpotensi untuk roboh atau patah. Upayakan untuk mencari tempat aman di wilayah terbuka.

Itu adalah tindakan yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi sebagai upaya penyelamatan diri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan