Stand Lama Dibongkar Stand Baru Belum Selesai Nasib Pedagang

Gresik, HARIANNEWS.ID, Sampai saat ini nasib ratusan pedagang  di Manyar yang standnya dibongkar untuk pelebaran jalan nasional belum ada kepastian kapan bisa berjualan kembali.  Stand  relokasi yang dibangun untuk para pedagang sampai sekarang tak kunjung selesai meski sudah 8 bulan.

Belum adanya kepastian itu sejumlah pedagang memilih mencari pekerjaan lain untuk menyambung hidupnya.

Bacaan Lainnya

“Sementara ini ya nyetori roti ke warung-warung. Terus gimana lagi mau jualan tempatnya juga belum selesai dibangun,” tutur Asdi, penjual soto asal Lamongan ini, Rabu (15/06/2023).

Sementara itu, Camat Manyar Zainul Arifin menjelaskan,  dalam waktu dekat pembangunan stand relokasi itu  akan selesai. Paling lama kata Zainul, antara 1 – 2 bulan rampung. Saat ini tinggal  pengerjaan taman, paving untuk parkir dan listrik.

“Mungkin paling lama 1,5 bulan sudah selesai dan sudah bisa ditempati,”katanya.

Dikatakan Zainul, keterlambatan pembangunan stan relokasi itu karena terbentur anggaran. Sebab, dana pembangunan untuk stan relokasi itu  hanya mengandalkan bantuan dari perusahaan di kawasan Manyar tanpa ada dana pendamping sama sekali dari APBD. Repotnya lagi, tidak semua perusahaan turut partisipasi.

“Mudah-mudahan tidak lama lagi sudah selesai. Pengerjaan sampai saat ini  masih terus dilakukan,” kata mantan Sekcam Kebomas ini.

Diketahui, sebelumnya tepatnya pada Jum’at (28/10/2022) ratusan stand pedagang di Manyar itu terpaksa  dibongkar. Pembongkaran dilakukan guna  pelebaran jalan nasional yang dilakukan oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBJN) Jawa – Bali.  Pembongkaran  berlangsung aman tanpa ada perlawanan dari para pemilik stand meski   beredar rumor  pembongkaran  bakal berlangsung alot karena akan ada perlawanan dari pedagang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan