Miris!! Ada Apa Dengan Kantor Desa Besur Setiap Jam Kerja Selalu Terlihat Kosong Seperti Tidak Ada Aktivitas

Lamongan.hariannesw.id--,Kantor Desa merupakan tempat pengaduan masyarakat, juga tempat pelayanan keperluan surat-surat yang dibutuhkan oleh masyarakat. Dalam konteksnya Kantor Desa tempat pengurusan dari masyarakat pada saat jam kerja sampai batas jam kerja selesai yang telah ditentukan dari Pemerintah.(21/12/23)

Lain halnya di Desa Besur, Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan, Terlihat dari pantauan awak Media, kantor Desa tidak buka atau tutup , pada saat jam kerja padahal waktu sudah menunjukan pukul 09,42 Wib. Pintunya masih tertutup, terkesan tidak ada penghuninya.

lebih ironisnya lagi kantor desa Besur itu sering kali tutup di waktu jam kerja,dimana letak kantor desa itu, tepat di jalan alternatif, jalan yang menuju antar desa, yang orang setiap harinya lewat di depan kantor tersebut,beberapa hari kantor desa itu terlihat kosong waktu jam kerja, seperti ada kepentingan yang lebih besar daripada kepentingan memberikan pelayanan terbaik kepada warganya.,

Kantor desa yang seharusnya di waktu jam kerja, petugas desa atau perangkat desa yang punya tugas memberi pelayanan terhadap masyarakat, harus selalu siap di kantor agar masyarakat bisa terlayani dengan baik.

Awak media mencoba mencari informasi kemana Pak Kades dan perangkat desa lainnya, barusan perangkat keluar semua, kemana keluarnya dan keperluannya, kami tidak tau, ucap warga yang ada di sekitar kantor tersebut.Sampai saat berita ini di terbitkan, kepala desa Besur belum di bisa di konfirmasi.

Kondisi ini membuat masyarakat yang akan mengurus surat-surat atau pengaduan tidak bisa mengurusnya, dikarenakan kantor kepala desanya tidak buka pada saat jam kerja.

Menurut keterangan warga mengatakan, kantor Desa Besur memang sering tutup disaat jam kerja, “Bahkan bukan sering lagi melainkan keseringan” katanya,

Ditambahkannya, pada hari kerja Kantor Desa tutup, seakan-akan perangkat Desanya makan gaji buta. Akibatnya, pelayanan untuk masyarakat terganggu, bagaimana pelayanan bisa maksimal kalau kantor Desa ditutup.

“Kami sebagai masyarakat sangat menyayangkan sekali terhadap kinerja Pemerintah Desa ini” kata nara sumber yang gak mau di sebut namanya , pelayanan publik seharusnya jangan sampai terhambat, namun masih saja ada kantor Desa di saat jam kerja yang tutup,

“Saya berharap, semua Kepala Desa selalu mengikuti aturan yang ada dan selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat hingga jam kerja selesai,” pungkasnya.

Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan